Kamis, 28 April 2011

Kuku Kotor Suami Bisa Tularkan Kanker Serviks



(Foto: gettyimages)
(Foto: gettyimages)
UNTUK memuaskan istri di atas ranjang, sebagian besar suami bersedia melakukan apa saja, termasuk rangsangan jari-jemari. Sebelum membuat birahi makin naik, perhatikan dulu kuku jari suami.

Suami biasa membuat Miss V istri cepat “basah” dengan memasukkan jari ke dalamnya. Hati-hati, jika suami tidak bersedia mencuci tangan dan sela-sela kukunya terlebih dulu!

Karena bisa jadi, virus HPV (human papillomavirus) akan menempel dan menulari kanker ke leher rahim Anda. Anda tidak ingin kanker serviks menyerang tubuh, bukan?

“Tidak hanya melalui kontak secara genital, bahkan dari kuku suami yang kotor, virus HPV dapat didistribusikan ke leher rahim istri, jika memang terselip di situ, misal habis pegang Miss V wanita simpanannya. Kita tidak pernah tahu suami habis pegang apa. Lalu, dia ingin bercinta dan memainkan jarinya di Miss V istri tanpa mencuci tangan. Ini akan sangat berisiko istri,” jelas Dr Sigit Purbadi, Sp.OG (K) kepada okezone usai peluncuran website www.kankerserviks.com oleh IPKASI (Inisiatif Pencegahan Kanker Serviks Indonesia) di Penang Bistro Restaurant, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (28/4/2011).

Dijelaskan Dr Sigit, kebanyakan wanita berkonsultasi ke dokter setelah menderita kanker serviks stadium lanjut.

“Amat disayangkan memang masih banyak wanita yang enggan berkonsultasi ke dokter tentang kanker serviks atau minimal melakukan percegahan dengan papsmear setahun sekali. Pemahaman mereka pun masih kurang mengenai kanker serviks. Mereka datang dan mengeluh ‘Gaya hidup saya sehat, suami saya orang baik-baik, tapi kenapa saya masih bisa terkena kanker serviks’. Wanita seharusnya paham bahwa kita tidak pernah tahu apakah suami setia 100 persen,” tegasnya.

Ditambahkan Dr Sigit, istri bisa tertular virus HPV sebab virus ini bisa ada di mana saja, bahkan bisa menempel dan hidup di kulit lipatan sunat Mr P suami.

“Bukan itu saja, menggunakan sex toys secara bergantian dengan teman wanita juga bisa bikin kita tertular, lho. Sebaiknya, wanita memeriksakan lebih lanjut melalui pap smear bagi mereka yang telah menikah dan melakukan vaksinasi bagi mereka yang belum menikah,” sarannya menutup percakapan.
(ftr)

cara hebat turunkan berat badan wanita


Mandisa before & after (Foto: delightfulshrinking)
Mandisa before & after (Foto: delightfulshrinking)
BINTANG American Idol, Mandisa, berhasil menurunkan berat badan hingga 48 kilogram. Dia punya resep menu sarapan sehat yang setia menemaninya.

Penyanyi yang baru merilis album “What If We Were Real” awal April lalu ini sukses diet hingga kehilangan 48 kilogram berat tubuhnya. Mandisa memulai program diet setelah kalah dari kompetisi pencarian bakat American Idol.

Untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan, Mandisa menyewa trainer pribadi. Ia juga belajar bagaimana memasak supaya bisa mengurangi berat badan dengan cara yang sehat. Tantangan diet terbesar Mandisa datang ketika ia memulai tur promosi album.

"Bisa jadi hal yang sulit untuk tetap mengonsumsi makanan sehat, tapi pesanan yang biasanya saya minta ke room service; omelet menggunakan satu telur dan dua putih telur dicampur bayam, jamur, dan keju Swiss, dimasak dengan cara disemprot, bukan dengan minyak, plus roti gandum,” terangnya, seperti dilansir dari Shine.

Memang, hidup kita tidak selamanya berada di kamar hotel yang menyediakan jasa room service dan siap dipanggil kapan saja untuk memesan makanan. Namun, kita bisa mengikuti cara Mandisa yang senantiasa sarapan sehat guna mendukung diet.

Sarapan dengan serat dan protein, seperti omelet, akan membuat perut Anda kenyang sehingga tidak akan merasa lapar sebelum jam makan siang tiba.

Faktanya, sebuah studi dari Louisiana State University di Baton Rouge melaporkan bahwa wanita yang menambahkan telur untuk menu sarapan akan turun berat badannya dua kali lebih banyak daripadai wanita yang sarapan dengan menu yang sama, tapi tanpa telur.

Sedikit kuning telur juga baik untuk Anda, karena mengandung protein hampir sama banyak dengan putih telur, selain lemak tak jenuh tunggal yang sehat untuk jantung, omega-3, dan berbagai vitamin termasuk A, D, dan B12.

Sementara, bayam adalah sayuran yang sempurna untuk ditambahkan ke dalam omelet. Tiga cangkir bayam memasok 40 persen magnesium harian Anda.

“Magnesium adalah mineral yang mengurangi efek stres terhadap tubuh dengan menghentikan tekanan darah dari ketinggian,” kata Beth Reardon RD, Direktur Dutrisi Integratif di Duke Integrative Medicine, Durham, North Carolina.

Lain waktu Anda berada di toko sayuran, ambillah bayam di bagian depan rak, kata sebuah laporan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry. Warna hijau akibat terkena lampu supermarket ketika di-display (sebagai lawan ditumpuk di beberapa baris belakang) memiliki tingkat yang lebih tinggi dari beberapa vitamin, termasuk Vitamin C dan B9.

Alasannya? Nutrisi diciptakan untuk proses fotosintesis, yakni proses tanaman yang digunakan untuk mengkonversi sinar matahari menjadi energi sehingga tanaman dapat tumbuh.

Nutrisi Alternatif Untuk Yang Tidak Suka Sayur


Makan salad (Foto: Google)
Makan salad (Foto: Google)
ANDA termasuk tipe yang membenci sayuran dalam asupan Anda? Ketimbang kadar vitamin dan mineral tidak terpenuhi, Anda bisa melakukan tujuh alternatif ini.
 
Guna memenuhi takaran menu seimbang, sayuran memang menjadi salah satu item wajib yang perlu masuk dalam menu harian Anda. Namun, apa jadinya ketika zat gizi yang penting tersebut tak masuk dalam daftar masakan favorit Anda? Berikut ini beberapa tip yang dapat dicoba untuk memenuhi nutrisi harian Anda, seperti ditulis HealthMeUp.
 
Tambahkan sayuran pada hidangan favorit Anda
 
Apakah Anda mencintai lasagna? Tambahkan bayam cincang yang direbus dan aduklah dengan brokoli goreng atau wortel. Jika Anda suka macaroni dan keju, tumis beberapa sayuran seperti asparagus, brokoli, jamur, dan tomat bersama minyak zaitun. Tambahkan sejumput oregano atau saus tomat dan makaroni keju pun siap disantap. Nikmati bersama sajian omelet hangat.

Sisipkan sayuran dalam salad

 
Masukkan semua sayuran yang Anda suka dalam mangkuk salad. Ada banyak sayuran yang bisa dijadikan hidangan salad lezat, di antaranya bawang, lobak, wortel parut, mentimun, kembang kol, dan sebagainya. Cara terbaik untuk menyajikannya adalah iris dengan tipis sehingga meresap ke dalam bumbu dan mudah untuk dinikmati.
 
Campurkan dengan sayuran lain
 
Beberapa sayuran dapat dikombinasikan dengan sayuran lain untuk memberikan rasa berbeda. Jadi, tambahkan sayuran dengan tomat atau sayuran lain dan bubuhkan saus di atasnya agar rasanya menggugah.
 
Makan sayuran mentah
 
Rasa sayuran mentah lebih ringan dan teksturnya lebih renyah. Sajikan dengan saus bawang (gunakan kaldu bawang dan tambahkan krim rendah lemak) atau saus tomat yang diberikan oregano, garam, merica dan minyak zaitun.

Jadikan camilan malam

 
Masukkan sayuran dalam sandwich yang Anda buat. Tambahkan parutan keju dan sayuran cincang seperti kemangi, kol dan tomat.
 
Buat jus sayuran
 
Jika enggan meracik jus sendiri, beli saja jus kalengan yang ada di supermarket. Atau jika sempat, buatlah jus wortel yang dicampur dengan mangga atau jeruk.
 
Buat sayuran panggang
 
Panggang beberapa sayuran dan tambahkan sejumput rasa favorit dengan taburan garam dan merica. Pastikan untuk menambahkan minyak zaitun sebelum memanggang. Kemudian berikan potongan jamur atau terong dan panggang hingga matang.

Rabu, 27 April 2011

" Berhasil Bukan karena Nilai UN Tinggi"



Diah Permatasari (Foto: Fitri/okezone)
Diah Permatasari (Foto: Fitri/okezone)
PELAKSANAAN Ujian Nasional (UN) menjadi momok bagi sebagian besar anak sekaligus orangtua murid. Namun bagi Diah Permatasari, momen ini menjadi pembelajaran penting bagi buah hatinya.

UN sedang dilakukan serempak oleh seluruh sekolah di Indonesia. Tak sedikit cerita pilu mewarnai usai pelaksanaannya. Mungkin kita pernah membaca berita seorang siswi sebuah SMKN di Muaro Jambi bunuh diri lantaran dinyatakan tidak lulus. Sungguh miris!

Artis Diah Permatasari pun tengah gundah menunggu hasil UN putranya, Marcello Nicholas Reynolds (12). Namun demikian, Diah optimis dengan kemampuan sang buah hati karena memang telah mempersiapkan ujian sebaik mungkin.

“Saya push dia untuk banyak membaca dan banyak latihan soal. Memang, saya tetapkan nilai maksimal dan minimal, tapi saya juga lihat kemampuan anak. Saya sendiri enggak suka anak saya jadi orang yang ambisius,” tuturnya kepada okezone di acara Perempuan Untuk Negeri "Wanita dan Kekinian" di Ballroom Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (18/4/2011) malam.

Ibu dua putra ini mengaku tidak ingin memberi beban berat pada anaknya perihal UN.

“Saya tetap lihat, periksa, inspeksi bagaimana dia belajar di rumah. Mendukung, tapi saya enggak forceterlalu berat. Secara psikologis, bukan zamannya lagi untuk keras ke anak soal nilai ujian,” ujar artis yang terkenal dengan peran “Si Manis Jembatan Ancol” ini.

“Orangtua jangan menakut-takuti dan jangan jadikan mereka penakut (dengan UN),” tukasnya yang malam kemarin cantik dengan bat dress warna hijau.

Diah yakin bahwa keberhasilan masa depan anak bukan lantaran nilai UN yang tinggi. Ada nilai lain yang dirasa lebih penting.

“Zaman sekarang orang berhasil bukan orang yang nilai di sekolahnya tinggi, tapi orang yang mau bekerja keras dan punya networking yang luas,” ujarnya yang tidak mau nantinya sang buah hati dari TK sampai SMA berada di satu yayasan pendidikan demi alasan networking.

Selain memantau proses belajar anak di rumah, peran orangtua juga penting dalam memantau perkembangan belajar anak di sekolah. Diah sendiri rutin menghadiri pertemuan orangtua murid dan guru.

“Di sekolah anak saya ada yang namanya PTC (Parent-Teacher Conference) tiap tiga bulan. Di sini, saya bisa tahu bagaimana kemampuan belajar anak saya, jadi saya enggak asal marah-marah pas nilainya jelek,” tutupnya.

5 Alasan Populer Pemicu Perselingkuhan



Dia ketahuan selingkuh. (Foto: Corbis)
Dia ketahuan selingkuh. (Foto: Corbis)
SELINGKUH ada karena kesempatan pun tersedia. Meskipun terkesan salah, berbagai alasan bisa menjadi pemicunya. Berikut lima alasan klasik seseorang terjerat perselingkuhan.

Dalam hubungan cinta, kemungkinan salah satu pasangan tergoda untuk selingkuh selalu terbuka. Banyak hal yang bisa menjadi pemicunya, misalnya saja kebosanan, ketidakcocokan, faktor jarak dan sebagainya. Perselingkuhan bukan hanya menghadirkan rasa sakit di antara pasangan yang menjalaninya, tetapi juga memunculkan kebencian. Tak heran, banyak pasangan yang tak bisa memaafkan jika rekannya tersebut berkhianat padanya tanpa memikirkan apa sebenarnya alasan yang memicunya.

Untuk mengetahuinya, psikolog Deepti Makhija memberikan gambaran populer yang membuat seseorang selingkuh, seperti dirilis Idiva.

Kecenderungan dari perilaku reaktif

Pertengkaran adalah gejala umum yang terjadi dalam pernikahan. Tetapi ketika bertengkar memunculkan sakit hati salah satu pasangan, maka bisa jadi dia pun mengambil langkah ekstrem dengan membalas lewat perselingkuhan.

“Ini adalah momen yang rentan. Dalam situasi seperti ini, selingkuh seperti perilaku reaktif dari perilaku proaktif,” kata Makhija.

Pasangan perlu mengambil pertolongan dari pihak ketiga seperti teman dan keluarga untuk mencari solusi sebelum menyesal karena keputusan yang diambil tidak memikirkan dampak jangka panjang.

Ketidakcocokan seksual

Makanan, air, tempat tinggal dan jenis kelamin adalah kebutuhan fisiologis dasar bagi manusia yang berbeda dengan kebutuhan fisiologis lain. Anda tidak akan mati ketika tidak mendapatkan jumlah seks yang berkualitas. Tapi secara psikologis, kebutuhan tersebut jadi tak terpenuhi. Sering kali, ketika pasangan melakukan agenda bercinta mereka tidak berkomunikasi dengan baik satu sama lain karena merasa malu atau takut dicap vulgar. Ketika perasaan ini muncul, maka ketidakpuasan pun akan hadir. Celah inilah yang membuat salah satu pasangan mencari kepuasan di tempat lain.

“Dalam sebuah pernikahan, kompatibilitas seksual sama pentingnya dengan kompatibilitas emosional,” kata Makhija. “Keduanya harus seimbang. Hal ini akan berbahaya ketika salah satu mengalahkan yang lain. Ini akan mendorong pasangan untuk mencari kepuasan di luar, baik itu seksual ataupun pemenuhan emosi.”

Dorongan ego

Menjalani komitmen dalam sebuah pernikahan sedianya adalah menumbuhkan rasa saling menghargai satu sama lain dalam segala hal baik dari kebiasaan hingga penampilan sekalipun. Ketika salah satu dari Anda sudah melakukan upaya tersebut dan Anda tidak merasa dihargai atas usaha yang Anda lakukan demi kebaikan, maka Anda pun akan mencari pemenuhan pujian dari luar sana. Jadi, ketika ada seseorang yang menarik dengan penampilan Anda, bukan hanya reaksi yang Anda tempuh bakal memunculkan risiko, tapi juga ego Anda yang meningkat karena Anda merasa lebih baik tentang diri sendiri.

Ada peluang

Ketika seseorang melakukan perjalanan bisnis, mengikuti sebuah pesta atau acara di mana mereka mendapatkan keintiman dengan lawan jenis, peluang selingkuh pun bisa muncul. Beberapa orang mungkin tahu di mana mereka dapat memanfaatkan situasi. Makhija menamakannya dengan istilah mencari sensasi.

“Setiap individu bertanggung jawab untuk tindakan yang dilakukannya,” kata Makhija.

Tidak ada yang bisa memaksa Anda untuk memiliki satu malam di mana Anda sepenuhnya sadar dengan tindakan memanjakan diri dalam satu malam bersama orang lain. Ini dapat memunculkan peluang yang akhirnya membawa Anda ke lingkaran setan.

Memaafkan masa lalu

Sering kali ketika seseorang berselingkuh, maka dia pun seperti kehilangan rasa hormat terhadap pasangannya meskipun mereka telah memaafkan perselingkuhan yang dilakukannya. Sebelum memaafkan pasangan, sangat penting untuk merefleksikan pernikahan Anda dan isu-isu lainnya yang menyebabkan perselingkuhan secara tidak langsung. Anda perlu melakukan introspeksi serius untuk memutuskan apakah Anda akan melanjutkan hubungan tersebut atau tidak.

Dapatkah Perselingkuhan Dicegah?



(Foto: gettyimages)
(Foto: gettyimages)
KETIKA pria dan wanita ditanya soal apakah mereka pernah selingkuh, pria cenderung menyombongkan perselingkuhan mereka sedangkan wanita justru berusaha menutupinya. Pertanyaannya kemudian, bisakah affairdicegah?

Hampir setengah dari mereka yang berada dalam hubungan berkomitmen melakukan selingkuh pada beberapa titik perjalanan asmaranya. Dan yang mengejutkan, 98 persen orang memfantasikan orang lain di luar pasangan mereka. Apalagi dengan adanya jaringan sosial seperti Facebook, orang lebih mudah untuk meliarkan dan mewujudkan fantasi mereka, baik secara maya ataupun dunia nyata.

Menariknya, sedikit di antara mereka yang selingkuh akhirnya meninggalkan pasangan mereka demi selingkuhannya. Dan pada mereka yang melakukannya, tingkat perceraian yang terjadi sangat tinggi, yakni lebih dari 75 persen. Kebanyakan alasannya karena sulit untuk memercayai seseorang yang telah mengkhianatinya, meskipun ia pasangan yang telah bertahun-tahun bersama.

Jadi, jika konsekuensi selingkuh begitu besar, mengapa banyak orang masih melakukannya? Dan, adakah cara mencegah perselingkuhan?

Berlawanan dengan kepercayaan populer, selingkuh tidak selalu terjadi ketika seseorang tidak bahagia dalam hubungan mereka. Steve Stosny, terapis dan penulis, mengatakan bahwa 80 persen selingkuh terjadi karena adanya kesempatan.

Jika benar adanya, maka tidak peduli seberapa sering Anda melakukan hubungan seks dengan pasangan atau Anda berupaya membuang “kerikil” dalam rumah tangga, pernikahan Anda tetap berisiko untuk perselingkuhan. Mencegah pasangan tidak selingkuh bukan dengan  menjauhinya dari teman-teman lawan jenis, juga bukan membatasi aktivitasnya di dunia maya.

Selingkuh tidak selalu terjadi pada orang-orang yang secara moral “menyimpang”. Pada 2004, 82 persen responden survei mengatakan bahwa selingkuh selalu dilakukan oleh orang yang moralnya cacat. Namun satu penelitian menunjukkan bahwa satu di antara dua wanita menikah memiliki minimal satu selingkuhan sebelum usia 40 tahun. Jadi, seseorang harus memiliki kesempatan untuk berselingkuh, bahkan jika mereka tidak berpikir akan melakukannya. Demikian seperti diulas Thirdage.

Mencegah perselingkuhan sederhana ketika diucapkan, tapi sangat berat dalam pelaksanaannya.

“Agar pasangan terhidari dari perselingkuhan, pertama-tama mereka harus menerima kenyataan bahwa tertarik pada orang di luar pasangan adalah sesuatu yang wajar dan normal,” kata Peggy Vaughn, penulisMyth of Monogamy.

Selanjutnya, bila Anda berfantasi tentang orang lain selain pasangan, Anda harus memberitahunya. Itu artinya, kunci selanjutnya adalah jujur dan terbuka tentang perasaan Anda.

“Tapi, jangan menjelaskannya secara rinci agar tidak menjadi bumerang, yakni menyakiti perasaan pasangan Anda,” tegasnya.

Katakan kepadanya apa yang Anda hargai dalam pernikahan bersamanya. Lakukan percakapan terbuka secara rutin dengannya untuk saling berbagi perasaan.

Jika Anda seperti kebanyakan orang yang menyembunyikan kesalahan—salah satunya selingkuh—bisa jadi Anda akan berhadapan dengan hasil yang tidak diharapkan. Lebih mudah untuk bersikap jujur dengan pasangan, apalagi bila Anda telah sepakat bahwa komunikasi merupakan pondasi hubungan.

Komunikasi terbuka untuk mengutarakan perasaan masing-masing semestinya tidak dipandang sebagai sesuatu yang di luar batas dan mengancam posisi.

”Bila kemudian fantasi menjadi sesuatu yang lebih menarik ketimbang kehidupan nyata, mendorong seseorang untuk berperilaku licik, dan menyembunyikannya, inilah yang menyebabkan perselingkuhan,” tukas Peggy.

Lain waktu bertemu seseorang yang menarik, Anda boleh menghargainya, tapi pastikan Anda menjaga komunikasi terbuka dengan pasangan.

Alasan siswa Nyontek Saat Ujian



Alasan anak nyontek saat ujian. (Foto: Getty Images)
Alasan anak nyontek saat ujian. (Foto: Getty Images)
SEBAGIAN besar Moms yang memiliki anak usia sekolah sedang resah. Moms takut nilai Ujian Nasional (UN) anak jeblok, atau yang terburuk buah hatinya ketahuan nyontek saat melaksanakan ujian yang menentukan kenaikan kelas dan kelulusannya itu.

Anak terdorong untuk nyontek pada dasarnya karena dia kurang percaya diri dengan kemampuan dirinya. Sikap Moms yang senewen menghadapi UN anak juga ternyata memengaruhi, sebab Moms secara tidak sadar menghantarkan energi negatif ke anak.

“Tanyakan pada anak apa target dia, misalkan dia menjawab kelulusan, tanyakan lagi bagaimana dia meraihnya, murni hasil dia atau buah hasil temannya,” kata psikolog Ratih Andjayani Ibrahim kepada okezone yang ditemui di acara Sambut Suksesmu Dengan Percaya Diri Setiap Hari oleh Rexona, di XXI Djakarta Theatre, belum lama ini.

Ratih menambahkan, pentingnya persiapan yang matang dalam menghadapi UN. Saat persiapan telah matang, maka anak dapat mengatasi isu apapun di depannya.

Ketika tahu dia sudah mempersiapkan diri dengan belajar, tunjukkan kalau kita yakin juga dengan kemampuannya. Nah, saat nilainya ternyata jelek mungkin disebabkan karena persiapan yang kurang optimal.

“Jujur, saya cukup tenang menghadapi UN anak saya, tapi ketika tahu nilainya jelek saya tidak memarahi, tapi saya meyakinkan dia saat mengulang ujian saya yakin dia bisa. Ingat kalimat ini; when you master the issue your confidence level will raise dan begitu anak pede, maka dia tidak akan mau mencontek,” tutup Ratih.